Posts Tagged “workshop”

Wed (08/11/05)

Hari ini dengan jahatnya Cupphe kabur mengajar dengan dalih mewakili kampusnya untuk menghadiri undangan Nihon no Matsuri ke PRJ. Jadilah Pepen sendirian mengajar adik-adik di Utan Kayu. Masih ber-Kudaka-ria, udah lumayan apal, tapi masih pada kurang semangat nih. Chibariyo~!! Pokoke Pepen ampe pegel deh nyuruh mereka ngapalin ntuh lagu.

Wed (08/11/12)

Wah, ini seru banged. Semalam Pepen abis pulang dari Okinawa-kai dan kenyang ber-awamori sehingga waktu ngajar agak “mengambang”. Jadilah hari ini kouhai dua puluh biji dihibahkan ke Cupphe. Nampaknya mereka masih kesulitan ngapal deh.

Biar rada ceria dikit, Cupphe ngajarin hayashi aja, sapatau dengan teriak-teriak bisa lebih semangat. Yak bagus, ulangi terus ampe pegel, kudu apal nari sambil tereak. Mungkin karena kali ini latiannya di indoor jadi rada pengap, sehingga Pepen dengan sukarela membubarkan lebih cepat setengah jam daripada biasanya.

Sun (08/11/16)

Yak, untuk menambal latian yang bolong-bolong, Pepen berinisiatif menambah porsi latian adik-adik manis SMA 31 yaitu pada hari minggu. Hari ini Cupphe dan Chogal mengintil membantu membawakan taiko. Nah baguslah!! Yang belajar shimedaiko bisa latian ama Chogal, yang paranku bisa latian ama Pepen & Cupphe.

Lagi-lagi pada masih kurang semangat, harus dibuat ceria sedikit nih. Oke deh, diadu aja!! Dibuat dua kelompok dan disuruh nari hadap-hadapan. Sip!! Jadi lebih genki deshou.. Latian hari ini berakhir ketika metahari udah males bagi-bagi vitamin D.

Wed (08/11/19)

Yoha, kembali hari ini Cupphe dan Pepen ke SMA 31 di siang bolong yang angetnya amit-amit. Setelah mengalami perpindahan tempat latian sekitar 6x (depan – dalem – aula – lapangan basket – aula – pojokan lapangan), kita berhasil dapetin pojokan buat latian.

Nah karena Kudaka kemaren dianggep udah kelar, maka hari ini masuk ke lagu baru yaitu Asadoya Yunta. Omedetou!! Tadinya kita nyariin lagu Asadoya Yunta yang biasa dibawain ama anak-anak U-Maku Eisa. Tapi karena gak nemu, akhirnya pake Asadoya Yunta yang punya Moromizato Seinenkai. Walo sebenernya lagu itu dipake anak-anak U-Maku Eisa cuma buat bon odori. Tapi yah gapapalah, yang penting ada dulu lagunya.

Sat (08/11/22)

Wah, latian hari ini rame sekali!! Selain Pepen ada juga Nozomi-san dari Jakarta Shimbun yang sibuk foto-fotoin workshop adik-adik manis SMA 31. Trus ada Maully yang bantuin ngajar dan Arry fotografer kita yang bantuin foto-foto.

Yosha, hari ini Asadoya sudah dikhatamkan dengan suxes! Omedetou!! Lalu latian running Kudaka & Asadoya. Siph, udah mulai okeh deh pokoke. Tinggal lebih semangat lagi. Gambatte~!!

Wed (08/11/26)

Hari ini Pepen dan Cupphe mengajar ditemani Arry sang fotografer. Wah mendung!! Benar saja, tak lama gerimis mengundang. Latian terakhir di bulan November terpaxa dilakukan di sepanjang selasar SMA 31. Jadi formasinya berbanjar dari ujung ke ujung gitu deh.

Pepen ngajarin lagu terakhir yaitu Tinsagu nu Hana buat salam penutupnya. Adik-adik itu malah tunjuk-tunjukan sapa yang mau ngasih aba-aba. Akhirnya diputuskan yang megang shimedaiko-lah yang kudu memberi aba-aba. Running dari Eisa no Yoru – Kudaka Manjushu – Asadoya Yunta – Tinsagu nu Hana dalam keadaan ujan. Waw gokil, mereka tak mau latian di selasar!! Maunya di lapangan ^^ tak peduli hujan!! Good luck yah buat tanggal 13 Desember!!

Comments No Comments »

2005
1. February – June : Eisa Workshop at PB Sudirman Islamic High School, Jakarta
2. May 18th : Eisa Workshop at Madania International Paradigm School

2007
3. May 11th : Eisa Workshop at Japanese Culture Festival (Gelar Jepang),
University of Indonesia
4. November 7th – 8th : Eisa Workshop at the 5th Anniversary of U-Maku Eisa Shinka Indonesia, the Japan Foundation

2008
5. February : Eisa Workshop at Japanese Language and Culture Talk show for High School Student, the Japan Foundation
6. February – May : Bon Odori Workshop at SMUN 85 Jakarta
7. March – April : Eisa Workshop at Japanese Speech Competition for High School Student in National Level, the Japan Foundation
8. April 14th – 15th : Eisa and Bon Odori Workshop for Preschooler at Kinderland
Pulo Mas
9. June – July : Eisa and Bon Odori Workshop at SMUN 1 Cisauk, Banten
10. Start on July – present : Eisa and Bon Odori Workshop at SMU Cenderawasih Jakarta
11. August : Eisa and Bon Odori Workshop at SMUN 48 Jakarta
12. October – December : Eisa Workshop at SMUN 31Jakarta
13. October 31st : Eisa and Bon Odori Workshop for Preschooler at Popay Montessori, Kelapa Gading
14. November 14th : Eisa and Bon Odori Workshop for Preschooler at High Scope TB. Simatupang

Comments No Comments »

(sat,08/10/18)
yak.. latian pertama setelah bulan puasa. Dengan mantabh, Heti mengajar adik-adik censi sendirian. Pepen Cupphe Chogal pergi ke Nihonmaru, Maully lembur, Iin sensei keluar kota, dan Ita sensei ada urusan. Kemudian, setelah berpikir keras Heti akhirnya dapat memilih anak-anak Censi buat jadi chondara + hatagashira. Selamat kepada 5 adik-adik manis yang terpilih ^^

(mon,08/10/20)
Latian kali ini kembali ditangani oleh pepen. Sekarang giliran pepen untuk milih adik-adik censi yang akan bernyanyi bersama kolaborasi sanshin – arumba. Lagu-lagu yang akan dibawakan adalah yamko rambe yamko, bengawan solo, sekai ni hitotsu dake no hana. Yoha~ selamat bernyanyi. Ternyata ada satu anak yang udde apal sekai ni hitotsu dake no hana, wew..

(fri, 08/10/24)
pepen mengajar tambahan di jumat ceria ini. Untuk memantapkan adik-adik censi baik yang ikut nari jadi chondara dan hatagashira maupun yang ikut bernyanyi nantinya. Semuanya semangat!! Ulangi terus ampe nge-poll XDDD

(sat,08/10/25)
Wah ramai, ada pepen cupphe chogal, dan iin sensei datang hari ini. Langsung saja pepen dan chogal melanjutkan ngajar eisa khusus adegan tereak sambil ngipas-ngipasin buat chondara dan tereak sambil latian mantengin bendera buat hatagashira. Sementara cupphe dan iin sensei ngajarin nyanyi (+) furitsuke sekai ni hitotsu dake no hana.

Kebetulan iin sensei bawa leptop, jadi nonton bareng deh tuh oom-oom SMAP yang membuat adik-adik censi ngakak gegulingan. Setelah itu pepen menyeleksi enam anak untuk ikut nyabar (nyanyi bareng) sanshin – arumba, dan anak-anak lainnya diajarin te odori dan parapara toushin. Selesai latian, lima anak censi yang jadi chondara dan hatagashira ikutan ke senayan buat latian bareng eisa

(thu,08/10/30)
owcay, ini workshop trakhir di bulan oktober di SMA cendrawasih 1. Spesial hari trakhir ini, pepen ngelatih nyanyi en tereakan. Pokoke semua kudu bisa tereak~ yang nyanyi juga kudu toa walo tanpa toa. Semuanya semangat yaaaa~!!! Tinggal 10 hari menuju nihon no matsuri~!!!

Comments No Comments »

Workshop taiko okinawa (eisa) kali ini bertempat di SMA 31. Rencananya anak-anak klub jepang di SMA 31 yang menamakan kelompoknya “oresama” ini mau bikin acara jejepangan sejenis bunkasai ala anak SMA yang berjudul SAKU di bulan Desember. Oleh karena itu Fitri sensei me-request workshop ini. Selama bulan Oktober baru 2x diadakan, yaitu setiap hari rabu sore.

(wed, 08/10/15)
Pertemuan pertama. Setelah menempuh perjalanan MAHAJAUH dari halte busway pasar genjing menuju utan kayu yang notabene adalah letak SMA 31 tersebut, akhirnya pepen & cupphe berhasil menginjakkan kaki di bangunan megah itu setelah beberapa kali nanya tukang ojek “bang, SMA 31 udah kelewat belom?”

Begitu nyampe, sensei menyambut dan memberi kita ruangan di lantai atas untuk latian karena di bawah dipake anak-anak cowo maen basket. Wah, ternyata pada gak bawa celana ganti buat latian, jadi yang cewe-cewe masih pada pake rok panjang, duh ribet yah. Tapi hokehlah, langsung aja perkenalannya adalah lagu Kudaka Manjushu yang memang nantinya akan diajarkan. sebenernya dicontohin Kachimba Doi juga, tapi kalo yang ini mah gak bakal diajarin XP.

Selanjutnya adalah latian pemanasan ala eisa yaitu kuda-kuda super rendah, jalan super nyapein dan tereak-tereak ampe serek. Lumayan, lumayan pengap maksudnya, secara latiannya itu di kelas dan bukan di lapangan. Wah, ajegile emang yah, awal-awalnya susah juga nyari beat yang tepat antara mereka jalan en tereak. Tapi untungnya tak lama, adik-adik manis itu sudah bisa jalan sambil tereak-tereak dengan cukup proposional. Abis itu, kita udahan latian, diganti sesi sharing tanya jawab.

(wed,08/10/22)
Lagi-lagi di siang bolong, pepen dan cupphe berjalan sepanjang ratusan kilometer *lebay* menuju SMA 31 yang kali ini gak perlu nanya tukang ojek lagi. Untungnya kali ini kita latian di lapangan, lebih tepatnya di pojokan sebelah lapangan basket. Dan adik-adik SMA 31 udah pada bawa celana ganti, meski masih ada beberapa anak yang gak bawa jadi terpaksa latian pake rok.

Hari ini sudah menuju langkah berikutnya latian eisa, yaitu latian memukul. Sebelumnya anak-anak pada keliatan ngantuk, jadi pepen suruh lari keliling lapangan dulu 2x biar pada seger buger. Saat latian memukul, untung tidak ada bachi yang terlempar, awalnya emang agak ribed, tapi lama-lama pada bisa kok.

Setelah itu mulai kombo latian gabungan. Yaitu latian berjalan-berteriak-sambil memukul bachi yang dilakukan memutari lapangan basket. Guru bahasa inggris SMA 31 yang gaul en funky juga ikut meramaikan suasana dengan ikutan muter – ikutan tereak – ikutan mukul. Hehehehe, baguslah semua nampak lebih bersemangat, malah ada satu alumni SMA 31 yang ikutan latian, padahal udah lulus, tapi tetep mau memeriahkan, great spirit~!! Latian diakhiri dengan pembahasan proposal yang dibuat adik-adik SMA 31 untuk acaranya yang bulan Desember itu. Minggu depan rencananya mau masuk lagu, minna gambatte~!!

Comments 2 Comments »