Posts Tagged “eisa workshop”

Thu (08/12/04)
Hari pertama latian di Bulan Desember, adik-adik 31 lagi UAS ternyata. Tapi karena udah mendekati pentas, jadilah Cupphe dan Pepen yang biasa mengajar hari rabu, kali ini datang di hari kamis setelah mereka selesai UAS. Walo ujan gerimis, tetap latian seperti biasa (baca: run through berkali-kali). Karena Pepen merasa mereka kurang semangat, jadi diulang terus ampe sore. Tapi adik-adik itu terlihat beleleran karena abis UAS, jadinya latian hari ini diselesaikan lebih cepat

Wed (08/12/10)
Yosha!! Hari terakhir latian, karena minggu depan kouhai-kouhai manis ini akan mentas di acaranya sendiri. Sipkh!! Hari ini kudu semangat yah!! Pepen ama Cupphe udah setengah koit bawa taiko macam paranku shimedaiko chuudaiko odaiko dan bachinya tentu aja. untung ada Arry yang bantuin bawa-bawa. Poto-poto juga jalan teruss.

Wah, udah pake alat kok masih terasa kurang genki yah?? Untuk itu Pepen dan Cupphe mengetes mereka nari sepasang-sepasang, biar keliatan lebih genki. Baguslah, mereka jadi lebih bersemangat dan minta ulangi terus ampe gelo!! Lebih tepatnya ampe jam setengah enam lewat!! Wiiih~ sugoi!! Gambatte yak~!!

U-Maku Eisa @ SAKU (sanjuuichi no art of nihon “kultur”)
Sat (08/12/13)
Selamat pagi semua ^^ Hari ini anak-anak U-Maku eisa seperti Pepen Maully Cupphe Chogal Haris Anchi Nia plus Nonchan Aya dan Arry akan membantu adik-adik sma 31 jakarta pentas di acara SAKU (SAnjuichi no art of nihon “KUltur”). Acaranya pagi-pagi udah mulai. Katanya pentasnya jam sepuluh, tapi ternyata dimajuin jadi setengah sepuluh.

Kita langsung riweuh bantuin adik-adik itu buat ganti kostum dan blocking. Mereka main di barisan depan sementara Haris Chogal hatagashira, Maully Nia bantuin berparanku di belakang sambil magabut, tak ketinggalan Pepen Cupphe maen odaiko. Panasnya mantaph~!!! Padahal masih pagi tuh widiiiihh~ Mana Cupphe debut dengan chuudaiko lagiiii. Jadilah dia sakit pinggang kayak obaachan beberapa jam kemudian. Nonchan dengan gaya jurnalisnya siap tempur meliput acara ini buat Jakarta Shimbun.

Lalu break dimanfatkan kita-kita buat cari udara segar karena panasnya dahsyat banged. Kebanyakan pada memborong minuman dingin, sebagian liat-liat dagangan di stand dan bazar, sisanya ngacir ke kantin nyari makan. Setelah itu kita latian sanshin buat pentas lagi besok di unas sembari nyanyi-nyanyi dan main taiko. Langsung aja dirubung adik-adik 31 yang ikutan hayashi selama Pepen Maully maen sanshin.

Jadwal mentas keduakalinya adalah jam setengah tiga setelah Amakusa manggung. Sekali lagi anak-anak eisa bantuin adik-adik 31 ber-kudaka dan ber-asadoya dengan gembira. Yokatta~!! Yoku gambatta ne~!! Suxes buat 31 dan acaranya. Selesai itu, kita dibantuin beres-beres dan kembali ke senayan. Mata nee~

Comments No Comments »