Sun (09/01/04)
Latihan pertama di tahun 2009.. Di tempat latihan, Pepen menyebarkan koran Media Indonesia yang memuat bahasan eisa (by : Pepen Heti Maully Cupphe) di rubrik “Tentang”. Puas membaca, dimulailah latihan untuk anak-anak baru dengan menu baru semacam lari 10 puteran dan pemanasan gila yang kagak tanggung tanggung. Tes isenk-isenk nari Kudaka berdua-dua. Setelah break, baru latian running buat anak-anak lama.. Dan yang paling ditunggu-tunggu akhirnya hari ini tiba juga, pembagian kaos!!! Hore~!! Kaos putih baru dibagi-bagi dengan gembira. Walo masih gak terlalu perfect, tapi yah udah mendinganlah daripada yang waktu itu, hehe..

Sun (09/01/11)
Tema hari ini : Chunjun. Selamat buat yang udah lolos kudaka, silahkan masup Chunjun. Yang masih betah di Kudaka, dikit lagi pasti bisa kok, gambatte~!! Biar hayashi agak bersemangat, duet kem-bur mengajarkan anak-anak baru first step to shout : ala dewa Miruku “HHEEEEEEEEAAAAAAAAAAHHH~!!!!” Oke, abis itu tereakan udah mulai meningkat. Oiyah, kita kedatangan tamu spesial yaitu Marjo!! Anak eisa juga, waktu itu lagi cuti ke Jepang, udah pulang taun lalu dan sekarang akan bergabung kembali. Marjo tadaima ^^ berkenalan dengan anak baru dan berkenalan ulang dengan anak lama. Sayang sekali tak lama gerimis mengundang. Kita exodus ke saung bernyamuk deket pintu 12. Lanjut running buat anak-anak lama, dan premier latihan anthem buat kouhai.

Sun (09/01/18)
Ohayou~ nampaknya hari ini cerah, jadi gak perlu ada acara ngungsi. Seperti biasa, shift pagi adalah anak-anak baru ber Chunjun Kudaka dan shift siang adalah anak-anak lama. Tapi ada yang beda hari ini yaitu pemanasan ala Heru buat anak-anak lama. Wakakakakakak~ Selamat semuanya, retak-retak dengan suxes diakhiri dengan sprint. Dan ketika running Chunjun Kudaka Miruku, udah pada tepar. Wah, Kajimaai tak sempat ter-running, hebat hebat!! Karena udah gak kuat lagi, latihan diakhiri dengan Kijimuna yang ditarikan oleh Heti-Shippou-Arun-Lenny-Dede, seru dan lucu~

Sat (09/01/24)
Pagi-pagi nampak gerimis, jadi kita pindah ke saung bernyamuk dan lengket. Tapi begitu mendarat, mendadak langit menjadi cerah ceria dan udara menjadi kering kerontang. Ah tidaa~k, kita tertipu mentah mentah. Tapi karena tanggung, kita melanjutkan latian di saung saja. Setelah pemanasan, anak-anak baru yang selesai Kudaka belajar Chunjun. Anak-anak yang selesai Chunjun belajar Kudaka (lhoh?!) bukan, maksudnya belajar Miruku. Setelah break dan rapat mini, anak-anak lama latihan running tiga lagu buat acara besok di Hotel Intercontinental. Selesai latihan eisa, lanjut mencari tempat lain untuk kobudo karena tak mungkin kobudo gelap-gelapan di saung …

Leave a Reply